Kasus DBD Alami Penurunan, Warga Tetap di Himbau Jaga Kebersihan

Andi Prapto SKM, Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit

BATURAJA —  Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten OKU alami penurunan dibanding tahun 2016. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Andi Prapto, Rabu (27/9/2017) kemarin.

Andi mengatakan, ketika ada kasus yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti, pihaknya pasti mendapat laporan dari puskesmas maupun rumah sakit. Dari data itu diketahui bahwa ada penurunan jumlah penderita DBD di OKU.

“Apabila terjadi kasus DBD, kita langsung melakukan pengasapan atau fogging, selain itu juga diberikan obat abate di tempat penampungan air sekitar lingkungan rumah warga. Bukan hanya itu saja, penyuluhan terus kita lakukan supaya masyarakat melakukan pembersihan disetiap tempat yang menjadi tumbuhnya jentik nyamuk,”ucapnya.

Dikatakan Andi, Jika mendapati informasi positif ada warga terkena DBD, kita selalu cepat tanggap dan langsung turun kelapangan.

Tidak seluruh tempat dilakukan fogging sebab fogging untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus sesuai aturan. Jika fogging dilakukan secara asal, nyamuk pun akan beradaptasi dan bisa kebal terhadap obat yang disemprotkan dalam proses fogging itu, sambungnya.

“Fogging tidak sembarangan, ada aturannya dan tentunya dapat dilakukan setelah ada laporan dari puskesmas atau rumah sakit setempat jika menemukan kasus DBD,” katanya.

Menurut Andi, langkah yang paling efektif untuk pencegahan adalah 3M yaitu menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, ember dan tempat penampungan air lainnya. Menutup yaitu dengan menutup rapat-rapat tempat penampungan air, serta mengubur sampah dan lain sebagainya.

“Tujuannya agar jentik tidak bisa hidup, kalau jentiknya kita berantas maka nyamuknya tidak ada, dan penyakit DBD dapat dihindari,” ujarnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar dapat membersihkan lingkungan di sekitar rumah, dengan lingkungan bersih dapat mencegah demam berdarah. (Zulfikri)