ID42NER Indonesia Doakan Mustafa Jadi Gubernur

LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Dr. Ir. H. Mustafa diangkat menjadi member kehormatan Toyota Fortuner Club. Pengangkatan member kehormatan diberikan langsung oleh Saladin Bonaparta (Tata), Presiden ID42NER Indonesia saat menyambangi Gedung Sesat Agung, Nuwo Balak, Sabtu (19/8).

Dikatakan Tata, kunjunganya ke Lampung Tengah merupakan kali pertama dalam tour bertajuk Mider Adok Lampung. Ia mengaku terkesima akan potensi pariwisata khususnya budaya di Lampung Tengah.

“Kami ada sekitar 1.300 member di Indonesia. Dan saat ini sedang diterima oleh Bupati Lamteng yang dikenal dengan Bupati Ronda. ID42NER Indonesia sendiri terdiri dari berbagai chapter. Beberapa dari kami ada yang baru pertama kali datang ke Lampung Tengah. Kami sangat berterimakasih atas sambutan dari Pak Mustafa dan kita anugerahi bilau member kehormatan,” ujar Tata.

Ia menambahkan, disetiap touring yang diadakan, selalu diisi dengan bhakti sosial. Dan untuk kali ini bhaksos digelar di SDN 3 Sumur Putri Bandar Lampung dengan membantu perpustakaan dan buku-buku sekolah.

“Next kita adakan bhaksos di Lampung Tengah. Selain memang kaya akan potensi wisata, dukungan dari pemerintah daerahnya cukup kuat,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Mustafa menyampaikan terima kasih atas kepercayaan telah dijadikan sebagai member kehormatan. Dalam kesempatan tersebut Bupati Ronda ini juga mengenalkan potensi alam dan potensi wisata Lampung Tengah.

“Lampung Tengah sangat kaya akan potensi wisata dan alam. Khususnya perkebunan dan buah-buahan. Selain itu, di Lamteng ada kesultanan Jurai Siwo dimana nantinya para wisatawan atau pendatang yang hadir bisa memahami adat istiadat yang ada di Lamteng. Terutama yang ingin mengetahui lebih banyak tentang adat Lampung,” ujar Mustafa.

Dia juga mengaku tersanjung atas ID42NER Indonesia yang akan mengadakan bhaksos di Lamteng dalam edisi berikutnya. “Mudah-mudahan keberadaan ID42NER bukan sekedar komunitas, tetapi juga bisa berperan dan memberikan manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.(*)